Meskipun gagal mengangkat trofi juara di ajang Piala Dunia Antarklub 2025, Real Madrid tetap pulang dengan senyuman lebar dan kantong yang penuh. Klub raksasa asal Spanyol itu tetap mendapatkan pemasukan fantastis yang membuktikan bahwa di dunia sepak bola modern, uang dan prestasi kadang bisa berjalan di jalur yang berbeda.
Gagal di Final, Tapi Tetap Kaya
Dalam pertandingan final Piala Dunia Antarklub 2025 yang digelar di Amerika Serikat, Real Madrid harus mengakui keunggulan lawannya, Paris Saint-Germain (PSG), dengan skor tipis. Kekalahan tersebut tentu mengecewakan, mengingat Real Madrid adalah salah satu klub dengan sejarah dan tradisi paling kuat di ajang internasional.
Namun secara finansial, kekalahan itu tidak menjadi kerugian besar. Real Madrid tetap menerima hadiah runner-up yang cukup besar dari FIFA. Diperkirakan, Los Blancos membawa pulang sekitar USD 5 juta hingga USD 6 juta (sekitar Rp80–96 miliar) hanya dari hadiah resmi turnamen.
Pendapatan Tambahan: Sponsor dan Hak Siar
Bukan hanya hadiah turnamen, Real Madrid juga mengantongi pendapatan tambahan dari berbagai sumber. Sebagai klub dengan jutaan penggemar di seluruh dunia, mereka menjadi magnet bagi sponsor dan penyiar internasional.
Hak siar pertandingan Real Madrid, baik di semifinal maupun final, dijual dengan nilai tinggi. Ditambah lagi dengan eksposur besar di media sosial, sponsor utama seperti Emirates dan Adidas mendapatkan visibilitas global yang sangat menguntungkan. Diperkirakan, dari sponsor dan hak siar saja, Madrid meraup tambahan pendapatan sekitar USD 10 juta (sekitar Rp160 miliar).
Total Pemasukan Fantastis
Jika ditotal secara keseluruhan, Real Madrid membawa pulang lebih dari USD 15 juta atau sekitar Rp240 miliar dari keikutsertaan mereka di Piala Dunia Antarklub 2025. Jumlah ini tentu sangat besar, apalagi untuk turnamen yang hanya berlangsung selama beberapa pekan.
Ini menunjukkan bahwa partisipasi di turnamen internasional bergengsi tidak hanya soal trofi, tapi juga soal pemasukan strategis yang bisa digunakan klub untuk mendanai transfer pemain, membayar gaji bintang, hingga memperkuat struktur bisnis klub.
Fokus ke Musim Depan
Meski gagal meraih gelar, Real Madrid tetap optimis menatap musim kompetisi yang akan datang. Dengan modal finansial yang kuat dan skuad bertabur bintang, termasuk pemain muda seperti Jude Bellingham dan Endrick, Los Blancos siap kembali berburu gelar di Liga Champions dan La Liga.
Kekalahan di final memang menyakitkan, tetapi jika melihat dari sisi pemasukan, Real Madrid tetap keluar sebagai pemenang di luar lapangan. Seperti biasa, klub yang bermarkas di Santiago Bernabéu ini kembali membuktikan bahwa mereka bukan hanya raja di Eropa, tetapi juga “sultan” dalam urusan cuan.
Baca Juga: VAR Selamatkan Chelsea dari Penalti, Joao Pedro Bawa ke Final Piala Dunia Antarklub